DATA BASE
A. Pengertian database adalah sekumpulan data yang sudah disusun sedemikan rupa dengan ketentuan atau aturan tertentu yang saling berelasi sehingga memudahkan pengguna dalam mengelolanya juga memudahkan memperoleh informasi. Selain itu adapula yang mendefinisikan database sebagai kumpulan file, tabel, atau arsip yang saling terhubung yang disimpan dalam media elektronik. Beberapa manfaat database yang bisa kita dapatkan antara lain:B. Manfaat Penggunaan Database
Database memiliki kemampuan dalam menyeleksi data sehingga menjadi suatu kelompok yang terurut dengan cepat. Hal inilah yang ahirnya dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan secara cepat pula. Seberapa cepat pemrosesan data oleh database tergantung pula pada perancangan databasenya.
Suatu database bisa digunakan oleh siapa saja dalam suatu perusahaan. Sebagai contoh database mahasiswa dalam suatu perguruan tinggi dibutuhkan oleh beberapa bagian, seperti bagian admin, bagian keuangan, bagian akademik. Kesemua bidang tersebut membutuhkan database mahasiswa namun tidak perlu masing-masing bagian membuat databasenya sendiri, cukup database mahasiswa satu saja yang disimpan di server pusat. Nanti aplikasi dari masing-masing bagian bisa terhubung ke database mahasiswa tersebut.
Masih berkaitan dengan point ke dua, meskipun pada suatu perusahaan memiliki banyak bagian atau divisi tapi database yang diperlukan tetap satu saja. Hal ini mempermudah pengontrolan data seperti ketika ingin mengupdate data mahasiswa, maka kita perlu mengupdate semua data di masing-masing bagian atau divisi, tetapi cukup di satu database saja yang ada di server pusat.
- Menghemat biaya perangkat
Dengan memiliki database secara terpusat maka di masing-masing divisi tidak memerlukan perangkat untuk menyimpan database berhubung database yang dibutuhkan hanya satu yaitu yang disimpan di server pusat, ini tentunya memangkas biaya pembelian perangkat.
Hampir semua Aplikasi manajemen database sekarang memiliki fasilitas manajemen pengguna. Manajemen pengguna ini mampu membuat hak akses yang berbeda-beda disesuaikan dengan kepentingan maupun posisi pengguna. Selain itu data yang tersimpan di database diperlukan password untuk mengaksesnya.
- Memudahkan dalam pembuatan Aplikasi baru
Dalam poin ini database yang dirancang dengan sangat baik, sehingga si perusahaan memerlukan aplikasi baru tidak perlu membuat database yang baru juga, atau tidak perlu mengubah kembali struktur database yang sudah ada. Sehingga Si pembuat aplikasi atau programmer hanya cukup membuat atau pengatur antarmuka aplikasinya saja.Dengan segudang manfaat dan kegunaan yang dimiliki oleh database maka sudah seharusnya semua perusahaan baik itu perusahaan skala kecil apalagi perusahaan besar memilki database yang dibangun dengan rancangan yang baik. Ditambah dengan pemanfaatan teknologi jaringan komputer maka manfaat database ini akan semakin besar. Penggunaan database sekaligus teknologi jaringan komputer telah banyak digunakan oleh berbagai macam perusahaan, contohnya saja perbankan yang memiliki cabang di setiap kotanya. Perusahaan Bank tersebut hanya memiliki satu database yang disimpan di server pusat, sedangkan cabang-cabangnya terhubung melalui jaringan komputer untuk mengakses database yang terletak di sever pusat tersebut.Setelah kita mengetahui pengertian database beserta manfaat database, selanjutnya kita juga perlu tahu komponen-komponen apa saja yang ada di dalam sistem database. Sistem database akan dibahas pada artikel berikutnya.
B. Konsep Dasar Database
Database memiliki suatu konsep yang dimana konsep tersebut diantaranya:
a. Field
Dapat di katakan field merupakan suatu bagian dari record atau bagian dari suatu tabel yang merupakan item-item kolom data, atau disebut juga sebagai implementasi dari atribut data.
b. Record
Field-field akan diorganisasikan menjadi record-record. Jadi record dapat dikatakan sebagai struktur yang berisi sejumlah komponen field. Pada record, field-field disusun dalam format yang sudah di tentukan.
c. File dan Tabel
Record yang sama diorganisasikan menjadi grup yang di sebut dengan file. File dapat di katakan sebagai kumpulan fakta dari struktur record. Sedangkan tabel merupakan suatu objek pada database yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan file.
Penjelasan lengkap tentang Databas
D. Komponen-Komponen Database
Komponen-komponen pada database atau basis data diantaranya sebagai berikut ini:
a. Data
Pada database data akan tersimpan secara terintegrasi, karena database merupakan suatu kumpulan dari berbagai macam file, sehingga disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian file yang redudansi atau file yang rangkap. Dengan database maka data-data yang tersimpan dapat digunakan secara bersama-sama, database dapat diakses oleh pengguna dalam waktu bersamaan.
b. Hardware
Hardware disebut juga dengan perangkat keras yaitu perangkat yang dapat diraba secara fisik atau lebih tepatnya perangkat yang mempunyai fisik. Perangkat keras yang digunakan untuk database misalnya seperti second storage salah satunya yaitu harddisk yang digunakan untuk menyimpan data. Lalu perangkat input misalnya seperti keyboard, dan perangkat output misalnya seperti printer yang digunakan untuk mencetak data.
c. Software
Software disebut juga dengan perangkat lunak, perangkat ini tidak memiliki fisik berfungsi sebagai perantara antara
user dengan data yang ada pada database.
Software yang ada pada sistem database biasanya seperti
Database Management System atau disingkat DBMS yang berfungsi untuk membantu
user supaya dapat mengakses database.
(Baca juga: Pengertian DBMS dan contohnya lengkap serta jelas).
d. User
User yang menggunakan database umumnya dibagi menjadi beberapa bagian seperti:
1. System Engineer
Merupakan tenaga ahli yang memiliki tanggung jawab dalam implementasi database, selain itu system engineer juga bertanggung jawab atas mengadakan peningkatan serta melaporkan jika terjadi kesalahan pada sistem tersebut kepada pihak lain yang bersangkutan.
2. DBA (Database Administrator)
Database Administrator merupakan user yang tugasnya mengelola sistem database secara keseluruhan.
3. Programer
Merupakan user yang tugasnya membuat aplikasi menggunakan bahasa pemerograman supaya databese dapat di akses menggunakan aplikasi tersebut.
4. End-User
Merupakan user yang mengakses database menggunakan program aplikasi yang dibuat oleh programer atau end-user dapat dikatakan juga sebagai pemakai database saja jadi tidak melakukan pengelola sistem secara menyeluruh atau memprogram aplikasi.
E. Tipe-Tipe Database
Tipe-tipe database saat ini secara umum adalah sebagai berikut:
1. Relational Database
Merupakan database yang paling umum di gunakan oleh orang-orang saat ini. Karena database ini sangat sederhana dan cukup mudah digunakan sehingga lebih mudah di pahami juga oleh pemakainya. Model Relational databasemenggunakan kumpulan tabel yang berdimensi dua atau yang disebut dengan relasi tabel. Relational database merupakan kumpulan tabel yang memiliki hubungan atau relasi. Hubungan relasi antara tabel biasanya di sebut dengan query, yaitu aturan yang telah disusun berdasarkan teknik basis data tertentu yang digunakan.
2. Operational Database
Merupakan database yang menyimpan data-data secara lebih rinci, biasanya digunakan untuk operasional pada organisasi secara menyeluruh. Umumnya disebut dengan SADB (Subject Area Database), transaksi database dan juga produksi database contohnya seperti pada database pelanggan, database akuntansi, dan lain-lain.
3. Distributed Database
Merupakan suatu kumpulan data-data yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya tersebar secara fisik dengan jaringan komputer sehingga dapat digunakan bersama-sama. Misalnya database ini dapat di akses dan digunakan oleh kelompok kerja dan departemen kantor tertentu saja, atau cabang-cabang pabrik dan lokasi kerja lainnya.
4. Analytical Database
Yaitu database yang menyimpan data-data dan juga informasi yang diambil dari operasional yang telah dipilih dan dari eksternal database. Terdiri dari data maupun informasi yang dirangkum yang paling di perlukan oleh suatu organisasi dan oleh end-user. Orang-orang sering juga menyebutnya informasi database atau manajemen database.
5. Data Warehouse
Data warehouse merupakan data yang berorientasi kepada subjek, yang terintegrasi, mempunyai dimensi waktu yang digunakan untuk mengambil suatu keputusan, Suatu data warehouse dapat menyimpan data-data saat ini hingga tahun-tahun sebelumnya, biasanya data yang diambil berasal dari database operasional suatu organisasi.
6. End-User Database
Merupakan database yang terdiri dari berbagai macam file berisi data yang dapat di kembangkan oleh end-user pada workstation mereka masing-masing. Misalnya seperti kumpulan dokumen yang dapat di download oleh end-user.
7. Hypermedia Databases on The Web
Yaitu suatu kumpulan dari halaman multimedia yang saling semuanya terhubung satu sama lain pada sebuah situs web. Terdiri dari halaman home page dan halaman lainnya yang dapat berisi multimedia atau campuran beberapa media seperti teks, gambar, video, dan lain-lain.
8. External Database
Merupakan database yang menyediakan akses ke luar, seperti mengakses data online milik pribadi. Untuk menyediakan akses dari database eksternal biasanya memerlukan biaya dari layanan online atau bisa juga tanpa biaya dari banyak sumber yang ada di internet.
9. Navigational Database
Pada Navigational database, queries dapat menemukan suatu benda dengan mengikuti referensi dari objek lain. Database ini menggunakan antar muka model jaringan dan juga hirarki, teknik navigasinya memakai pointer serta path untuk navigasi rekaman data.
10. In-memory Databases
Salah satu database yang dioptimalkan untuk penggunaan in-memory, jadi database ini bergantung pada memory utama untuk menyimpan datanya pada komputer. Sehingga dapat dikatakan berbeda dengan database manajemen yang memakai disk untuk menyimpan datanya.
11. Document-Oriented Databases
Merupakan database yang digunakan untuk penyimpanan data-data yang ditujukan untuk aplikasi yang membutuhkan akses ke data dengan format dokumen. Bedanya dengan database rasional yaitu aplikasi Document-Oriented Databasestidak menyimpan datanya dalam bentuk kolom dan baris maupun dengan tipe data serta lebar data yang telah pasti. Jadi database ini menyimpan data-datanya dalam bentuk format yang tak tetap. Ketika terjadi penambahan data maka user tidak perlu berfikir mengenai tipe data, maupun lebarnya dan lain-lain. Dapat dikatakan terdapat fleksibilidas dalam menyimpan data-datanya.
12. Real-time Databases
Sistem database ini dirancang untuk memberikan solusi pada pekerjaan yang dapat mengalami perubahan secara terus menerus, berbeda dengan database lain yang tidak terpengaruh oleh waktu. Contohnya pada pasar saham yang selalu mengalami perubahan secara cepat dan juga dinamis. Real-Time Database sangat di perlukan untuk cacatan medis, analisis, akuntansi dan lain-lain yang dimana pekerjaan mengalami perubahan secara cepat dan dinamis seperti pasar saham tadi.